Yesus Berdoa Kepada Siapa?

Kapan Yesus berdoa?
Yesus adalah pendoa sejati, selama hidup-Nya Yesus tidak pernah melewatkan satu haripun tanpa berdoa. Bisa juga dikatakan bahwa Yesus berdoa senantiasa. Di alkitab tertulis bahwa Yesus memulai hari dengan doa. Markus 1:35, Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Yesus juga selalu mengakhiri hari dengan berdoa. Matius 14:23, Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. Bahkan sebelum Yesus menyerahkan diri untuk menebus dosa kita semua, Yesus juga berdoa di taman Getsemani (Matius 26:36-46).

Yesus kan Allah, kenapa Yesus masih berdoa? Berdoanya kepada siapa?
Hal inilah yang seringkali banyak orang tanyakan tentang Yesus, dan bahkan malah mempertanyakan ke-Allahan Yesus. Pertama - tama saya ingin katakan bahwa Yesus berdoa kepada Allah Bapa. Yesus adalah Allah, Yesus dan Allah Bapa adalah satu, Yesus dan Bapa (bersama Roh Kudus tentunya) tidak pernah bisa dipisahkan dan merupakan satu kesatuan. Kesatuan ini dibahas di artikel Penjelasan Singkat Tritunggal.
Jadi, kalau begitu seharusnya Yesus tidak perlu berdoa lagi kepada Allah Bapa, karena Yesus dan Bapa adalah satu kan? Jawabannya sederhana, ingat bahwa Yesus bukan hanya 100% Allah, Yesus juga 100% manusia. Filipi 2:5-7, Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Ya, Yesus juga sepenuhnya manusia seperti kita. Yesus  juga punya daging yang lemah seperti kita, bedanya Yesus tidak berbuat dosa. Yesus yang adalah Firman yang hidup, rela menjadi manusia untuk menebus dosa kita. Karena itulah Yesus yang walaupun adalah Allah harus tetap berhubungan dengan Allah Bapa melalui doa. Allah Bapa harus senantiasa berbicara kepada Yesus. Yesus juga menjalankan apa yang menjadi kebutuhan manusia normal, yaitu berhubungan dengan Allah Bapa melalui doa. Yesus adalah Allah yang benar - benar menjadi manusia seperti kita yang butuh untuk berdoa, walaupun Yesus juga tetap adalah Allah.

Yesus senantiasa berdoa dalam hidupnya karena Yesus perlu berdoa dan tetap berhubungan dengan Allah Bapa sepanjang waktu di dalam tubuh manusia-Nya, bagaimana dengan kita? 1 Tesalonika 5:17, Tetaplah berdoa.