Other Taste

Berawal dari sebuah ibadah pemuda @GPI Salatiga (Margosari), ya ada seorang kakak satu kost yang ngundang aku buat datang ke acara Youthnya. Karena sebenarnya aku juga suka ikut acara kerohanian, ya tanpa ada beban aku datang ke acara tersebut. Tunggu, sebelum aku cerita banyak hal disini, mau pamer dulu undangan ibadahnya :D

Waktu ikut ibadah yang luarbiasa itu bener2 Hadirat Tuhan itu ada, bikin aku sampai merasa anak yang paling terhina karena dosa2 yang udah aku buat, tetapi disisi lain, menjadi anak yang wow.. "aku beruntung lebih dari apapun sukacita, dan ucapan syukurku". Selepas ibadah, aku mencoba untuk masuk ke anak-anak pemuda distu. ya satu persatu berkenalan, meskipun beberapa sudah ada yang aku kenal. Aku lepas dari semua itu berlalu, mungkin sekitar semingguan, dijalan ketika aku temani teman untuk wifi-an di Selasar Kartini, Salatiga. Aku ngelihat seorang pemuda gereja yang mungkin saat itu aku belom berkenalan tapi udah jabat tangan loh, say "Tuhan Memberkati" tapi walaupun gak kenalan aku tahu namanya. hahahahhaha *kepo banget emang aku nih!
Setelah malam itu aku panggil dia, kayaknya dia bingung juga siapa yang panggil dia. wkwkwkwkkwk
Dan tahu kejadian ini dibulan Februari, ya jelas penuh dengan Kasih dan Lope2 lah... Pas tanggal 14 Februari (Jumat <jadwal ibadah youth GPI>) gak tahu kenapa, rasa pengen kasih sesuatu ke seorang pemuda yang ketemu lagi setelah ibadah Yuth itu. Dan aku titip coklat buat pemuda itu ke kakak kost yang memang notabenya adalah pemuda di gereja itu. (bahasanya ngalay banget dah)

Ini pamer lagi foto cokelatnya 



Dan mas-nya itu penasaran siapa yang kasih. wwkwkkwkw (tambah seneng aku bikin orang penasaran, dasare aku jail).

Ini yang bikin berkesan

Akhirnya aku memulai dulu untuk menyapa ya walaupun hanya via message FB dan komentar2 lah, sampai akhirnya kita smsan. Seneng banget karena apa? aku punya teman baru lagi. Beberapa waktu kami berkomunikasi via dunia maya, dan akhirnya ya pertemuan kedua di Pancasila jam 6 pagi. :D (hari selasa kalau gak salah ingat). Dan berlanjut lagi dengan beberapa pertemuan yang mungkin belom sampai 10 kali, tapi satu point lagi aku dapat dari situ. Aku merasa nyaman dengan dia, dengan sikap dan sifatnya meskipun banyak hal yang bertentangan dengan hidupku.
So, Over all, thanks God, Thanks Boy "Smile" :D