Pengalaman Keliling Lombok

Setelah melewati perjalanan menuju Lombok, tibalah kita di kota Mataram. Kita tinggal di Home Stay Oka dengan harga Rp 90.000/malam (exclude breakfast) di tempat Cakranegara. FYI, Cakranegara ini ialah sentra pelancong di kota Mataram sebab banyaknya penginapan di tempat ini dan dekat dengan sentra kota, sehingga tempat ini dapat dibilang cukup strategis untuk pelancong. Untuk mengexplore segala Lombok, sebetulnya untuk liburan yang lebih mudah dan murah kita dapat mengambil paket wisata lombok dengan ditemani tour guide (kontak whatsapp-nya 087865026222), tetapi trip kali ini kami ingin mencoba pakai motor saja (harga sewa motor sekitar Rp 50.000 untuk 1 hari), kami sewa untuk 2 hari saja, sebab di hari terakhir kita bakal balik ke Pelabuhan Lembar dan menyebrang lagi ke Bali.
Pantai Senggigi Lombok
Hari - 1 di Lombok (Taman Narmada & Ayam Taliwang)

Hari pertama hingga di Lombok kita rehat hingga petang hari. Sebab waktu udah petang, kita memastikan untuk memutari liburan yang ada di Kota Mataram. Kita berangkat ke Taman Narmada. Jadi Taman Narmada ini ialah taman yang katanya ialah miniatur Gunung Rinjani. Taman ini berisi taman yang didalamnya terdapat bangunan-bangunan khas Lombok jaman dulu dan juga candi.
Kita explore Taman Narmada selama 1 jam, sesudah itu kita cuma berkeliling kota Mataram yang sangat terkenal dengan kerajinan perhiasan mutiara lombok tersebut. Malam harinya kita pergi ke Ayam Taliwang Em Bersaudara, daerah makan tenar di Lombok. Dan rupanya harganya wuedan mahal, satu porsi ayam +nasi dapat sampe Rp 75.000 (+minum) dan rasanya bahkan umum saja (mungkin beda cita rasa orang Jawa dan Lombok).

Hari - 2 di Lombok (Gili Trawangan)
Snorkeling di Gili Trawangan
Pada hari kedua kita coba explore ke Lombok Barat, tujuan utama adalah ke Gili Terawangan, dan diperjalanan dapat lewat Pantai Senggigi. Untuk meng-explore Lombok memang lebih sedap gunakan motor sebab kita dapat belok sana-sini, banyak liburan yang tak terekspos dan baik. Kita mulai explore jam 10 pagi (iya pagi, soalnya bangunnya aja jam 9 hahaha), untuk menuju Gili Terawangan sesungguhnya gampang, tinggal cari pertanda arah ke Pantai Senggigi, ntr tinggal ikuti aja trek itu hingga ujung (nemu pelabuhan Bangsal). Di perjalanan banyak menemukan titik cuantikk! Sebab jalan berliku-liku kanan kiri atas bawah melalui gunung, view pinggirnya laut, cuamik pokonya!

Perjalanan dari Kota Mataram ke Pelabuhan Bangsal rupanya dapat dibilang sejenak, hanya sekitar 2 jam perjalanan, itu udah plus singgah-singgah, selpie selpie. Di pelabuhan Bangsal ini, kita bayar kapal untuk menyebrang ke Gili Terawangan, suasananya udah berubah, berasa di luar negeri booo, bule seluruh. Harga menyebrang ke Gili Terawangan sebesar Rp 15.000. Perjalanan selama 15 menit udah sampe Gili Terawangan, uhuyy! Di Gili Terawangan ini ga ada kendaraan kecuali sado dan sepeda, jadi sejuk banget tanpa polusi, sejuk juga dapat liat-liat bule ihiyyyyy *ditabok *aw
Di Gili Terawangan ini kita cuma berputar-putar di pulau tanpa snorkling dan nginep disini, emang niatnya cuman pengan tau aja, maybe someday bakal kesini lagi untuk waktu yang lama. Kita berputar-putar naik sepeda, 1 sepeda berdua, haga sewa Rp 25.000. Sesudah puas berputar di Gili Terawangan, kita kembali ke Pelabuhan Bangsal dan kembali ke Mataram, namun dengan trek yang berbeda. Tadi ideal berangkat melalui Senggigi, pulangnya melalui Jalan Hutan Pusuk, ingin liat sodanya kamuh (onyett).

Perjalanan dari Pelabuhan Bangsal ke Mataram melewati Hutan Pusuk sebetulnya lebih pesat. Tetapi, panoramanya tak seindah melewati Senggigi. Di Hutan Pusuk jangan naik motor perlahan-perlahan, sebab bakal banyak kera yang mengejar kau hahaha namun unik juga, di jalan raya banyak kera yang berkeliaran. Sesudah 1 jam perjalanan kita kembali ke hotel dan rehat.

Hari - 3 di Lombok (Pantai Cemara dan Pantai Kuta)

Di hari ke 3, kita berencana untuk mengunjungi pantai-pantai di Lombok Selatan. Kunjungan pertama kami adalah ke Pantai Kuta.
Keindahan Pantai Kuta Lombok
Untuk ke Pantai Kuta sebenernya jalannya gampang. Yang penting melalui Airport Praya Lombok nanti banyak pertanda arah dari situ. Jalannya seperti umum, mulusss! Di Pantai Kuta ini rupanya berbeda dengan Pantai Kuta di Bali, Pantai Kuta disini tergolong sepi dan viewnya mantap! Ada tarif retribusi sebesar Rp 10.000 disini per orangnya.

Sesudah merasakan Pantai sambil minum es kelapa deushhh! Kita lanjutkan perjalanan menuju 
Pantai Cemara. Untuk menuju Pantai Cemara ini sulit-sulit mudah sebab jarang ada pertanda jalan ke Pantai Cemara ini.  Kiat: tanya warga lokal ke arah Pantai Cemara. Di perjalanan menuju Pantai Cemara, kalian bakal menikmati atmosfer yang terasa seperti bukan di Indonesia, sebab banyak ladang hijau dan terbuka.

Perjalanan dari Pantai Kuta ke Pantai Cemara adalah selama 2 jam, dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam namun setiap 15 menit stop, cangkeul bujur! (pegel bokong).Tetapi seluruh itu terbayarkan dengan view yang cuamikkk!Ga percaya? nih!

Pantai Cemara
Lokasi Pantai Cemara ini terpencil, di sekitar pantai tak ada bangunan apa saja. Cuma gazebo-gazebo di pinggiran pantai. Disini juga cuman ada sebagian orang, kita dan 1 pasangan lain yang lagi liburan di sekitar pantai. Di pantai ini kita ga terlalu lama, sebab mengejar untuk ke Pantai Pink dan Tanjung Ringgit sebab waktu udah petang.

Pasir Pantai yang Berwarna Pink

Selama perjalanan dari Pantai Cemara sambil buka GPS, rupanya letak Pantai Pink dan Tanjung Ringgit ini jauh sekali dari Pantai Cemara dapat sampe 3 jam,  meski kini udah jam 4an, namun kita konsisten pantang menyerah. Sekitar jam 6  rupanya kita belum nyampe juga, di tengah-tengah hutan, dan udah mulai gelap, jadi kita memastikan untuk balik ke Mataram huhu.

Hari ke 4 Pulang Menyeberang Ke Bali


Peta Wisata Pulau Lombok
Pada hari ke-4 kita memastikan untuk pulang dari Lombok sebab sebagian hal, dan balik pake kapal feri dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Padang Bai. Tetapi petualangan belum stop hingga disini. Masih ada Bali cuyyyy! Simak cerita kita di Bali selama 4 hari!