Ingin Pinjam Uang di Bank? Coba Perhatikan Berikut Ini Agar Tak Merasa Tertipu

Bank telah berkembang sangat pesat beberapa tahun belakangan ini, yang awalnya lembaga keuangan ini hanya menyimpan uang milik nasabah, kini telah menjadi salah satu solusi ketika masyarakat khususnya nasabah mengalami masalah keuangan. Salah satu produk bank yang paling diperhatikan adalah penawaran kredit, untuk mempermudah nasabah mengkalkulasi kredit pun banyak dipermudah dengan disediakan nya simulasi pinjaman bank baik secara manual maupun berbasis teknologi seperti dalam situs maupun dibuatkan aplikasi mobile nya. Namun, anda harus amat sangat berhati-hati dalam melakukan pinjaman di bank, karena banyak yang merasa ditipu dan dibodohi oleh pihak bank padahal semua kesepakatan telah terlampir dalam lembaran yang mereka tanda tangani sebagai bukti kesepakatan. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi yang seharusnya diketahui terlebih dahulu oleh setiap calon peminjam.

pinjam uang
pinjam uang

Supaya anda tidak merasa tertipu ketika meminjam uang di bank, berikut tips-tips yang bisa anda lakukan:
  1. Tanyakan besaran bunga
Hal ini wajib anda lakukan, karena besaran bungalah yang akan sangat berpengaruh terhadap besarnya cicilan anda. Umumnya besaran bunga amat ditentukan dari besarnya jumlah pinjaman yang anda ajukan, biasanya semakin besar pinjaman yang anda ajukan maka justru semakin kecil bunga yang dibebankan dan sebaliknya semakin kecil pinjaman maka beban bunganya justru malah besar. Namun bukan berarti anda harus mengambil pinjaman dalam jumlah yang sangat besar, sesuaikan dengan kemampuan anda baik dalam mencicil maupun dalam melunasi sampai akhir, itulah mengapa bantuan simulasi pinjaman bank sangat dibutuhkan oleh calon peminjam.
  1. Tenor dari Pinjaman anda
Tenor atau waktu jatuh tempo pun harus anda ketahui terlebih dahulu, dalam hal ini biasanya tenor cukup beragam antara satu jenis kredit dengan kredit lainnya, karena umumnya tenor kredit tanpa agunan memiliki waktu jatuh tempo yang lebih pendek yaitu berkisar 5 tahunan, sedangkan kredit kepemilikan rumah memiliki waktu tenor bisa sampai dua puluh tahun.
  1. Dana kredit yang anda terima
Saat pinjaman anda dikabulkan nantinya, jumlah pinjaman tadi akan dikurangi beberapa biaya tergantung kebijakan bank, jadi pastikan anda mengetahui informasi mengenai berapakah biaya potongan dari pinjaman anda, jangan sampai anda mendapatkan pinjaman dengan jumlah yang tidak sesuai dengan harapan anda karena potongan biaya tadi.
  1. Biaya lain-lain
Akan ada biaya lain-lain yang dikenakan pada pinjaman anda seperti biaya tahunan, biaya keterlambatan pembayaran cicilan, serta biaya apabila anda ingin melakukan percepatan pelunasan.
  1. Toleransi dan Transparansi pihak bank
Hal ini menjadi penting karena tidak semua orang bisa tepat waktu membayar cicilan, maka tanyakan waktu yang pihak bank masih bisa memberikan toleransinya kepada anda. Selain itu transparansi dalam setiap proses pun harus anda perhatikan untuk melihat integritas bank.

Poin-poin di atas harus benar-benar anda perhatikan agar tidak merasa tertipu saat mengajukan kredit nantinya, selain itu manfaatkan dengan baik fasilitas simulasi pinjaman bank yang disediakan agar anda tahu betul berapa uang yang anda terima, cicilan yang dibayar, serta lama waktu jatuh tempo.