Artis Muda Indonesia Siap Berpolitik

Artis Muda Indonesia Siap Berpolitik! Artis Caleg menjadi
Politik terkini yang tentunya menjadi perbincangan hangat di berita Indonesiaa, maupun
berita Internasional. Hal ini karena politik Indonesia menimbulkan berbagai macam perspektif baru yang kian bermunculan. Perspektif ini muncul dan di lirik oleh putera pertama Presiden ke – 6 republik Indonesia yaitu Agus Harimurti Yudhoyono.

berita politik
berita politik
Agus atau yang lebih akrab di sapa AHY putera pertama Susilo Bambang Yudhoyono, mulai terjun ke dunia politik tahun 2017. Dengan begitu AHY dapat dikatakan anak baru yang terjun di Politik. Semenjak kemunculannya di dunia politik AHY semakin mengerti politik di Indonesia ini, bahkan putera pertama SBY ini memaparkan bahwa, ketidak tahuan pemuda pemudi Indonesia dalam politik di Indonesia ini dapat merugikan di masa depan.

Namun AHY tidak hanya mengajak para pemuda berpartisipasi untuk masuk ke dalam partai saja, AHY meminta para pemuda Indonesia memulai dari hal kecil, seperti tak golput dalam pemilihan pemerintah Indonesia, aktif dalam pemungutan suara berarti pemuda Indonesia siap untuk mendukung politik Indonesia. Dan hal itu menjadi titik awal para pemuda melangkah maju sebagai kandidat berpolitik.

Hal ini juga sudah di buktikan dari beberapa artis – artis muda yang sudah mulai mencalonkan diri maju menjadi caleg, mencalonkan diri masuk ke partai – partai yang ada. Artis muda itu adalah Nafa Urbach, Olla Ramlan, Tessa Kaunang, Wanda Hamidah, Krisna Mukti, Ferly Putra Sahrul Gunawan, Diana Sastra, Lucky Hakim, Adly Fairuz, Manohara, sampai Tina Toon.

Pemuda Indonesia adalah penerus bangsa, dan bangsa Indonesia tak jauh dari kata Politik. Itu artinya para pemuda harus sudah mulai paham betul apa itu politik, bagaimana politik di Indonesia dan semcamnya. Beberapa mendukung para artis muda terjun ke dunia politik. Namun beberapa pihak justru tak setuju bila artis – artis mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Banyaknya artis yang mencalonkan diri maju ke dunia politik di rasa hanya membuat orang melihat popularitasnya saja, padahal tak mengetahui apakah dan bagaimanakah kinerja mereka nanti. Hal ini di rasa bukan hal bijak bagi para orang – orang yang non artis yang maju caleg dengan kinerja bagus, namun kalah karena kekurangan popularitas.