Jangan Ajukan Pinjaman Tunai Online Kalau Tujuannya untuk Hal Ini


Jangan Ajukan Pinjaman Tunai Online Kalau Tujuannya untuk Hal Ini




Mengajukan pinjaman tunai online memang mudah, tapi, bukan berarti bisa digunakan semaunya tanpa pertimbangan. Dibandingkan mengajukan ke perbankan yang prosesnya panjang dan berbelit-belit, pinjaman tunai online bisa dikatakan lebih unggul. Sebab, selain dokumen yang dibutuhkan cuma tinggal difoto dan diupload, proses approvalnya juga cuma memakan waktu 1 x 24 jam. Kredivo adalah salah satu contohnya.

Kadang-kadang, dalam kondisi kepepet dan nggak punya dana darurat, pinjam uang adalah solusi utama yang kerap terlintas di kepala. Misalnya, pas tanggal tua, gajian masih belasan hari lagi, ternyata ada kebutuhan darurat untuk rumah sakit yang perlu dana tunai.

Adanya pinjaman tunai online dengan proses 1 hari kerja seperti Kredivo tentunya bisa sangat membantu. Dengan plafon kredit maksimal hingga Rp 20 juta, kamu bisa mencairkan plafon kredit dari Kredivo menjadi pinjaman tunai dengan jumlah minimal Rp 1,5 juta dan maksimal sesuai jumlah plafon kredit untuk tenor 6 bulan. Dibanding fintech atau lembaga multifinansial lainnya, Kredivo memberikan suku bunga paling rendah, untuk pinjaman tunai, tidak dikenakan bunga jika kamu memilih tenor 30 hari, dan hanya dikenakan bunga 2,95% per bulan untuk pilihan tenor 3 hingga 6 bulan. Sementara lembaga yang lain, bunganya bisa sampai 1% hingga 3% per hari dengan tempo singkat hanya 14 hari hingga 1 bulan.

Sayangnya, setiap orang mungkin punya definisi soal “kebutuhan darurat” yang berbeda. Alih-alih benar-benar darurat seperti halnya bayar biaya rumah sakit, untuk sebagian orang, “kebutuhan darurat” mungkin bermakna sama dengan kebutuhan konsumtif, seperti berbelanja. Kebutuhan konsumtif yang nggak ada habisnya inilah yang lama kelamaan bisa membuat kita terlena dalam berutang hingga menjadi bumerang. Contohnya adalah untuk hal-hal berikut ini:

Biaya Liburan

Kalau dikaitkan dengan kategori kebutuhan, liburan termasuk kebutuhan tersier atau kebutuhan yang sifatnya bisa ditunda apabila belum ada dana. Meski begitu, liburan setidaknya bisa jadi reward yang menyenangkan untuk diri kita sendiri setelah capek dengan aktivitas dan pekerjaan.

Idealnya, dana untuk liburan perlu direncanakan dengan matang. 30% dari total penghasilan kita per bulan bisa dialokasikan untuk aktivitas hiburan pribadi dan juga untuk cicilan. Kalau 30% dana dari total penghasilan nggak cukup untuk liburan ke destinasi impianmu, maka menabung hingga cukup adalah solusinya, bukan mengajukan pinjaman tunai online tanpa survey.

Liburan adalah aktivitas konsumtif yang tujuannya untuk kesenangan pribadi. Mengajukan pinjaman untuk liburan hanya akan menambah beban finansialmu. Belum lagi ada suku bunga yang perlu dibayar. Nggak mau, kan, habis rileks liburan, pulangnya harus pusing atur keuangan untuk bayar cicilan?

Beli Gagdet Baru

Nggak ada salahnya beli gadget baru. Namun, apabila sumber dananya berasal dari pinjaman, sebaiknya, gadget tersebut ditujukan untuk kebutuhan produktif, misalnya berbisnis online. Dengan begitu, akan ada perputaran dana dari gadget tersebut yang bisa membantu kamu mengelola pinjaman yang sudah diajukan.

Sama dengan biaya liburan, beli gadget baru yang tujuannya untuk kesenangan pribadi terlebih lagi gengsi, hanya akan menambah beban finansialmu beberapa bulan ke depan. Gadget juga termasuk barang elektronik yang perkembangannya cepat dan harganya mudah turun. Kalau dijual kembali, belum tentu juga harganya bisa menutup jumlah pinjaman beserta bunga yang sudah kamu ajukan.

Sama dengan pinjaman online, kredit gadget sekarang ini terbilang sudah sangat gampang, apalagi kalau mengandalkan fasilitas cicilan tanpa kartu kredit online. Dengan Kredivo misalnya, selain bisa menjadi akses pinjaman tunai, kamu juga bisa menggunakan plafon kredit di Kredivo untuk nyicil gadget dan barang kebutuhan apa pun yang tersedia di merchant online rekanan Kredivo, seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Shopee, dan JD.id. Untuk cicilan barang tanpa dp, suku bunganya juga sama dengan pinjaman tunai, 2,95% per bulan, tapi opsi tenornya lebih panjang, hingga 12 bulan. Pastikan total akumulasi barang yang mau dicicil minimal Rp 1 juta. Yang lebih penting lagi, pastikan bahwa slot keuanganmu cukup untuk membayar angsurannya per bulan, ya.

Belanja Kebutuhan Sehari-hari

Kebutuhan primer sehari-hari seperti biaya sewa rumah, listrik, pulsa, makanan, dan transportasi sudah seharusnya bersumber dari dana produktif segar seperti gaji atau keuntungan dari bisnis. Kondisi keuanganmu bisa dikatakan cukup bermasalah apabila sampai harus mengajukan pinjaman tunai online tanpa jaminan untuk memenuhi kebutuhan wajib sehari-hari. Jika mengalami kondisi ini, solusi utamanya adalah dengan memperketat pengeluaran dan gaya hidup. Misalnya, setop makan di luar, belanja secukupnya, dan mengandalkan transportasi publik yang murah.

Uang Muka Kendaraan atau KPR

Berutang untuk mengambil pinjaman atau cicilan berikutnya bukan menjadi solusi yang baik untuk kesehatan keuanganmu. Ketika mengajukan cicilan kendaraan atau KPR, artinya kamu sudah menambah satu lagi beban untuk keuanganmu beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan. Kalau uang mukanya bersumber dari pinjaman online, maka, di bulan berikutnya, akan ada dua cicilan sekaligus yang harus kamu tanggung. Selain berpotensi terjadi kredit macet, mengambil beberapa cicilan dalam waktu bersamaan juga bisa membuat skor kreditmu di Bank Indonesia menjadi rendah.

Bayar Utang

Meski bukan termasuk kebutuhan “konsumtif”, membayar utang dengan utang baru atau yang biasa disebut gali lubang tutup lubang juga bisa menambah masalah keuangan. Sama halnya dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, dana untuk bayar utang juga idealnya wajib bersumber dari dana produktif seperti gaji dari kantor atau keuntungan bisnis.

Inilah mengapa mengajukan pinjaman, baik pinjaman online maupun konvensional perlu dibarengi dengan estimasi dan perencanaan yang matang mengenai kapan kamu akan mengembalikan pinjaman tersebut dan dari mana sumber dananya. Sebab, ada suku bunga yang perlu kamu perhitungkan dan juga waktu tempo bayar yang sudah disepakati.