Jual Genteng Pres UKM Agar Bisa Bertahan Saat Banyaknya Produk Impor


Jual Genteng Pres UKM Agar Bisa Bertahan Saat Banyaknya Produk Impor. Pembuatan genteng adalah sebuah peninggalan nenek moyang yang sudah dikerjakan sejak dahulu. Proses pembuatannya pun masih tradisional. Di mana, bahan utamanya diperoleh dari tanah liat yang dicampur abu hasil pembakaran dan gabukan atau sekam padi. Campuran bahan-bahan ini dicampur lalu dicetak jadi genteng mentah.

Alat cetakan genteng dulu masih manual. Namun kini, teknologi sudah maju, sekarang menggunakan alat pres yang dapat mempercepat proses dan menambah jumlah cetakan tiap harinya. Setelah cetakan jadi, kemudian akan melewati tahap pengeringan kurang lebih selama 2-3 hari. Akan tetapi, jika cuaca tidak bersahabat atau mendung maka waktu untuk mengeringkan genteng bisa membutuhkan waktu sampai 1 minggu.

Tahap akhir dalam pembuatan genteng ini ialah proses pembakaran. Proses ini akan dilakukan pada sebuah tempat yang khusus dirancang seperti oven raksasa. Pada proses pembakaran memerlukan waktu kurang lebih satu hari. Kemudian, genteng pres ini akan ditempatkan pada tempat khusus sesuai kualitas. Perbedaan kualitas menentukan harga dari jual genteng pres ini.

Jika Anda langsung melihat proses pembuatan genteng ini, maka Anda akan merasakan betapa lamanya pembuatan genteng pres. Tetapi, usaha pembuatan UKM telah menampung ratusan tenaga kerja. Apabila pesanan genteng pres banyak maka keuntungan yang diperoleh pemilik usaha genteng pres akan bertambah. Dan, kelanjutan pekerjaaan untuk karyawan tetap berjalan. 

Usaha jual genteng pres yang mengalami penurunan signifikan, dikarenakan derasnya produk impor yang lebih praktis dan ringan. Akan tetapi, alasan utamanya ialah masalah harga jual yang sangat bersaing. Kondisi ini tentu membuat para pengusaha genteng pres mesti memutar otak untuk tetap bisa bertahan. Hal ini dilakukan agar mampu bersaing dengan produk impor.

Memajukan UKM Genteng Pres

Salah satu hal yang diperlukan oleh pengusaha genteng pres ini adalah butuh bantuan modal dari Pemerintah Daerah untuk membeli mesin cetak genteng yang lebih modern. Dengan modernisasi mesin cetak genteng akan menyebabkan melonjaknya kuantitas genteng yang bisa dihasilkan setiap harinya. Oleh karena itu, biaya produksi dapat ditekan. Dan harga jual bisa bersaing dengan produk impor yang akan merangsang masyarakat untuk tetap menggunakan genteng pres.

Pengusaha genteng pres tidak hanya memerlukan suntikan modal tetapi juga butuh adanya sinergi dengan para pengusaha genteng pada sebuah koperasi yang dikelola dengan profesional. Hal ini dimaksudkan supaya harga jual genteng pres terjaga dengan baik. Tidak ada harga berbeda yang bisa merugikan pengusaha genteng pres yang lainnya.

Dengan adanya koperasi untuk para pengusaha genteng pres, maka konsumen genteng akan melalui satu pintu. Jadi ini tentunya akan menguntungkan untuk kedua belah pihak baik untuk pengusaha genteng pres ataupun pada koperasi itu sendiri.

Karena, masih ada saja pengusaha genteng pres yang jual genteng di bawah harga jual pasar yang telah disetujui oleh para pengusaha genteng pres. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah kerugian karena genteng pres yang terlalu lama mengendap yang akhirnya mengakibatkan kerusakan.

Di sisi lain, kelangsungan usaha pembuatan genteng pres ini disebabkan oleh keuntungan usaha. Ketika usaha dalam pembuatan genteng pres berjalan dengan baik maka UKM tersebut akan tetap jadi urat nadi untuk kesejahteraan rakyat terutama pengusaha genteng pres.

Dengan bantuan pemerintah dan para pengusaha genteng pres, maka harga jual genteng akan bisa bersaing dengan produk impor. Dengan begitu UKM genteng pres dapat berjalan dengan baik.