Tips Memilih Kartun yang Aman dan Mendidik


Tips Memilih Kartun yang Aman dan Mendidik - Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga membutuhkan hiburan. Salah satu hiburan anak-anak yang paling populer adalah kartun. Entah itu jalan cerita, karakter, atau lagu di dalamnya, anak-anak dapat menghabiskan banyak waktu menikmati kartun. Lebih dari orang tua, berpikir bahwa menonton kartun ditujukan untuk anak-anak.


Perlu ini aman bagi anak-anak untuk diberikan tanpa pengawasan khusus. Padahal, tidak semua kartun itu aman dan siap mendidik untuk anak-anak. Ada banyak acara kartun yang terinspirasi oleh pertunjukan. Biarkan anak tidak salah menonton, mari kita simak di artikel terbaru ini tentang tips sebelum memilih kartun sebagai hiburan anak ini.

1. Pilih sesuai dengan usia anak

Orang tua biasanya mulai memperkenalkan anak-anak pada kartun dari usia 4 bulan ke atas. Penyebab rentang usia ini, anak-anak sudah mulai menunjukkan minat pada gerak, warna, suara, dan gambar yang disajikan di depan mata.

Cara terbaik untuk memilih tontonan untuk anak-anak adalah dengan memperhatikan peringkat atau kartun berlabel SU (Semua Umur) untuk kartun lokal dan G (khalayak umum) untuk kartun internasional. Anda semuanya juga bisa membaca ulasan terbaru lainnya di Review film Indonesia ini.

2. Pilih tema kartun yang juga mengajarkan anak-anak tentang hal-hal positif

Salah satu kelebihan teknologi saat ini adalah anak-anak dapat memperoleh banyak informasi. Selain menghibur, kita juga dapat memilih kartun yang dapat mengundang anak-anak ke hal-hal baru yang positif. Jadi, menonton konten kartun juga perlu dilakukan untuk kita sebagai orang tua.

Dikutip dari Hellosehat, berikut adalah konten yang cocok untuk anak-anak sesuai usia mereka.

·         Untuk usia 1-2 tahun, kita dapat memilih kartun dengan gambar sederhana, seperti bola bergerak, atau huruf alfabet bergerak sambil diiringi musik. Musik dan tarian akan mengundang anak-anak untuk antusias berpartisipasi dalam gerakan, yang juga dapat secara bersamaan mengasah keterampilan motorik kasar anak-anak.
·        Untuk anak di atas 2-4 tahun, pilihlah kartun yang dapat mengundang mereka untuk menghafal alfabet, meminta angka, mengajarkan kata-kata baru, atau menebak gambar atau warna binatang. Jika si kecil Anda telah disukai 4-5 tahun, kami dapat memberikan pertunjukan kartun yang lebih interaktif. Kartun interaktif membuka peluang bagi anak-anak untuk bermain tanya jawab melalui layar kaca. Pada usia 6-12 tahun, Anda dapat memberikan kartun acara kartun dengan kisah pahlawan super, persahabatan, keluarga, atau kehidupan sehari-hari yang banyak disajikan melalui media saat ini.

3. Konfirmasikan kepada anak-anak untuk mengetahui pengaturan yang harus mereka tonton

Karena menonton kartun dianggap menyenangkan bagi anak-anak, mereka dapat menghabiskan banyak waktu menikmatinya. Tentu ini akan buruk. Untuk memilih anak-anak untuk menonton kartun, buat jadwal untuk anak-anak, kapan pun mereka bisa menonton kartun. Kita juga bisa menemani anak-anak sambil menonton kartun. Ini bisa membuat kita sekaligus memilih tontonan yang bagus untuk anak-anak.

Baca juga tentang Inilah Manfaat Buah Strawberry untuk Balita yang Luar Biasa

Masa kecil adalah waktu terbaik bagi seseorang untuk belajar dan membentuk karakter. Untuk itu, bantu kami sebagai orang tua untuk terus membicarakan anak-anak sehingga mereka hanya menonton kartun dengan tayangan positif. Semoga dengan adanya ulasan ini bisa membantu dan bermanfaat untuk Anda semuanya.