Dampak Sosial Ekonomi Perkebunan Kelapa Sawit


Dampak sosial ekonomi kelapa sawit saat ini sudah dirasakan sebagian masyarakat dalam berbagai bidang. Hal ini karena, dapat menghasilkan berbagai macam perubahan melalui proses bertahap serta melibatkan banyak pihak yang memiliki kompetensi terkait.




Beberapa Dampak  Positif Sosial Ekonomi Kelapa Sawit



Adanya perkebunan kelapa sawit telah memberikan dampak positif bagi masyarakat yang hidup di sekitar maupun luar daerah dan juga bagi pemerintah, di antaranya seperti

1. Memancing Masuknya Para Investor


Dengan dibukanya perkebunan kelapa sawit pada daerah tertentu, akan mengundang para investor untuk melakukan investasi saham atau modal di tempat itu. Hal ini terjadi karena mereka tertarik terhadap peluang bisnis serta omset besar yang akan didapatkan.

2. Menciptakan Banyak Lapangan Pekerjaan

Para investor berinvestasi di daerah perkebunan kelapa sawit lama-kelamaan akan mendirikan pabrik dalam skala kecil dan suatu saat memiliki jangkauan besar. Sehingga, banyak membutuhkan tenaga kerja baru yang menguntungkan bagi penduduk setempat.

3. Meningkatkan Pendapatan Daerah

Pabrik-pabrik besar yang bediri di daerah perkebunan dan bekerja sama dengan Konsultan Perkebunan Sawit akan meningkatkan pendapatan pemerintah daerah. Ini dalam bentuk pembayaran pajak dengan nominal cukup besar, sehingga hal itu dapat menjadi angin segar bagi kas negara.

4. Menumbuhkan Pusat Ekonomi Baru

Dampak sosial ekonomi kelapa sawit yang terakhir yakni, dapat menumbuhkan pusat ekonomi baru untuk masyarakat. Semakin ramai lalu-lalang orang dan juga kendaraan di sekitar perkebunan, bisa menjadi peluang bisnis. Seperti mendirikan toko atau berjualan.

Beberapa Dampak Negatif Adanya Perusahaan Kelapa Sawit

Selain sisi positif bagi sosial ekonomi masyarakat, pembangunan perkebunan kelapa sawit dan pertanian juga memiliki dampak negatif seperti berikut: 

1. Masyarakat Bersifat Hedonis

Dampak negatif adanya perkebunan kelapa sawit cenderung mengarah pada pola pikir masyarakat yang hedonis. Hal itu berarti, bahwa segala sesuatu tindakan mereka hanya mementingkan diri sendiri serta tidak mengacu kembali pada budaya setempat.

2. Hilangnya Kelestarian Alam Serta Hutan Lindung

Dengan pembukaan lahan besar-besaran untuk ditanami kelapa sawit, maka peristiwa itu akan berpengaruh pada kelestarian hutan yang dianggap sebagai paru-paru dunia, sehingga munculah kekhawatiran terhadap gangguan alam.

Demikianlah informasi yang dapat diberikan mengenai keadaan serta dampak sosial ekonomi kelapa sawit. Semoga dengan adanya artikel ini mampu memperbaiki situasi negatif dalam masyarakat, sehingga nantinya dapat menuju kesejahteraan.