Penyebab dan Obat Endometriosis Tanpa Operasi untuk Wanita


Rahim merupakan organ reproduksi yang penting untuk wanita. Setiap bulannya rahim mempersiapkan diri untuk menerima embrio bakal janin untuk dijaga hingga saatnya dilahirkan. Proses mempersiapkan dinding rahim ditandai dengan terbentuknya lapisan dinding endometrium untuk menyamankan rahim bagi embrio atau janin. Namun jika tidak terjadi pembuahan, dinding endometrium yang terbentuk akan meluruh sehingga terjadi proses menstruasi. Akan tetapi pada kondisi tertentu, lapisan endometrium dapat terbentuk di luar dinding rahim yang disebut dengan endometriosis. Endometriosis juga tidak ikut meluruh saat menstruasi yang menyebabkannya bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya endometriosis dan obat endometriosis tanpa operasi untuk Anda wanita yang memiliki kasus endometriosis.


 Hingga saat ini penyebab endometriosis secara pasti belum ditemukan. Namun para ahli kesehatan meneliti bahwa kondisi-kondisi berikut ini bisa menjadi penyebab terjadinya endometriosis pada wanita:

  • Retrograde menstruation.
Merupakan kondisi dimana darah menstruasi tidak luruh ke luar melalui vagina namun justru berbalik arah menuju indung telur dan rongga panggul.

  • Gangguan sistem kekebalan tubuh.
Memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh juga mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menghancurkan dinding endometrium yang tumbuh abnormal di luar rahim.

  • Pengaruh hormonal.
Faktor ini menjadi faktor yang paling banyak berpengaruh untuk mengubah sel belum matang menjadi endometrium termasuk yang berada di luar rahim.

  • Riwayat bedah.
Bagi wanita yang pernah mengalami bedah cesar, endometrium juga bisa tumbuh di bekas luka sayatan luar rahim.

Selain penyebab di atas, terdapat faktor resiko yang membuat seorang wanita memiliki peluang lebih besar untuk terjadinya endometriosis yaitu:

  • Berusia produktif antara 25 hingga 40 tahun.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat endometriosis.
  • Belum pernah melahirkan.
  • Memiliki kelainan rahim.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Mendapat menstruasi di usia terlalu muda.
  • Siklus menstruasi yang terlalu pendek.
  • Mengalami menopause di usia yang terlalu tua.

Bagi Anda wanita yang di diagnosa endometriosis, tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara pengobatan yang bisa dipilih untuk meruntuhkan lapisan endometrium di luar rahim. Berikut ini adalah beberapa pilihan pengobatan yang bisa Anda lakukan:

  1. Obat-obatan medis.
Obat yang bisa diberikan untuk pasien endometriosis adalah obat antiinflamasi golongan non steroid untuk mencegah timbulnya peradangan yang lebih parah dari endometrium.

  1. Terapi hormonal.
Memberikan terapi hormonal untuk menghentikan atau mengurangi produksi hormon estrogen sehingga lapisan endometriosis tidak semakin tebal.

  1. Operasi.
Operasi dilakukan bila lapisan endometrium yang tercipta sudah sangat tebal dan mengakibatkan gangguan kesehatan ataupun kesuburan. Hal ini bisa terjadi jika endometrium tercipta menutup indung telur sehingga sperma tidak bisa menembusnya.

  1. Obat herbal.
Pilihan lain adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan herbal untuk membantu meluruhkan endometriosis. Pilihan obat herbal yang bisa digunakan antara lain kunyit, jahe, chamomile dan minyak jarak.

Kondisi endometriosis bisa terjadi pada wanita usia subur dengan fase awal tanpa gejala. Kondisi ini bisa menghilang dengan sendirinya atau menjadi lebih tebal dan mengganggu kesehatan. Untuk penanganan dan pencegahan Anda bisa mengkonsumsi obat endometriosis tanpa operasi dari tanaman herbal yang juga berfungsi untuk melancarkan menstruasi dan memerangi perkembangan sel abnormal dalam tubuh. konsumsi obat herbal harus dilakukan secara rutin dalam waktu yang cukup lama untuk memperoleh khasiat yang diinginkan. Pantau perkembangan endometrium agar Anda mengetahui reaksi dan pengobatan yang dilakukan.